Hati-hati! Duduk Terlalu Lama Sebabkan Kematian Dini

akurat logo
Irma Fauzia
Kamis, 14 September 2017 11:37 WIB
Share
 
Hati-hati! Duduk Terlalu Lama Sebabkan Kematian Dini
. Foto: Istimewa

AKURAT.CO, Jika Anda memiliki pekerjaan atau gaya hidup di mana Anda harus duduk untuk jangka waktu lama, maka Anda tidak hanya berisiko mengembangkan beberapa masalah kesehatan tapi juga kematian dini.

Dilansir dari Bold Sky (12/9), risiko kematian dihitung untuk mereka dengan berbagai jumlah waktu duduk. Mereka dengan jumlah waktu duduk yang paling banyak, lebih dari 13 jam per hari, memiliki peningkatan risiko kematian yang hampir dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang memiliki waktu duduk paling sedikit.

Para periset menggunakan pemantau aktivitas hip-mount pada 7.985 orang dewasa diatas usia 45 tahun selama tujuh hari. Selama masa tindak lanjut, rata-rata empat tahun, 340 peserta meninggal.

"Kami cenderung menganggap perilaku tidak tetap seperti volume semata-mata dari seberapa banyak kita duduk-duduk setiap hari," kata Keith Diaz, ilmuwan riset asosiasi di Columbia University Medical Center (CUMC) di Amerika Serikat.

"Namun, penelitian sebelumnya menyarankan bahwa orang yang bekerja sambil duduk (sedentary patterns) bisa melakukan peregangan yang mungkin berdampak pada kesehatan," kata Diaz, peneliti utama studi tersebut.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Serikat Pekerja Desak Gubernur Jateng Tetapkan UMK Sesuai Survei KHL

Sabtu, 18 November 2017 00:31 WIB

Ganjar Pranowo diminta untuk menetapkan upah minimum sesuai dengan survei KHL 2017 agar kesejahteraan para buruh meningkat


Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.