Perut Bocah 5 Tahun Ini Membesar Seperti Hamil

akurat logo
Mustaqim
Rabu, 13 September 2017 16:24 WIB
Share
 
Perut Bocah 5 Tahun Ini Membesar Seperti Hamil
Mckenzie Watson seperti hamil karena mengalami sindrom nephoritic di mana ginjalnya bocor. . FOTO: Daily Mail

AKURAT.CO, Mckenzie Watson, 5, harus menjalani kemoterapi untuk menyembuhkan kondisi langka yang dialaminya. Perutnya membesar sehingga dia terlihat seperti orang hamil.

Dokter mendiagnosisi bocah berusia lima tahun itu mengalami sindrom nephrotic di mana ginjalnya bocor sehingga perutnya dipenuhi dengan cairan. Bocah asal Doncaster, Inggris, terpaksa mengalami kesulitan bermain.

"Kondisi anak saya memburuk sejak dia bayi," ujar Antonia watson, 26, dilansir Daily Mail pada Selasa (12/9). "Anak saya seperti hamil sembilan bulan," tuturnya.

Mckenzie  kini harus menjalani kemoterapi setiap hari untuk menyembuhkan kelainan dan memperkuat sistem imunitasnya. "Kita memberikan dia steroid setiap hari agar menghentikan ginjalnya dari kebocoran protein," tuturnya.

Akibat penyakit itu, Mckenzie kerap kambung enam kali dalam sehari. Orang tuanya berusaha mengontrolnya di rumah. "Jika dia tidak pergi ke toilet dalam waktu lama, berarti dia akan kambuh," ujarsang ibu. Jika kambung, maka perut Mckenzie akan semakin membengkak.

Sindrom nephoritic dialami ketika ginjal mengalami kebocoran karena terlalu banyak protein di dalam urine. Akibatnya tubuh membengkak. Itu dialami satu dari 50.000 anak-anak.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.


Setnov Resmi Ditahan, Kuasa Hukum Minta KPK Jangan Permainkan Hukum

Jumat, 17 November 2017 22:19 WIB

Fredrich mempertanyakan alasan KPK melakukan penahanan terhadap kliennya.