Ini Bukti Obari Insomnia Mampu Redakan Depresi dan Paranoia

akurat logo
Erizky Bagus Zuhair
Rabu, 13 September 2017 07:44 WIB
Share
 
Ini Bukti Obari Insomnia Mampu Redakan Depresi dan Paranoia
Ilustrasi Insomnia. medicalnewstoday
AKURAT.CO, Mengobati pemuda yang menderita insomnia dengan menggunakan terapi perilaku kognitif (CBT) secara daring dapat mengurangi masalah kesehatan mental yang melemahkan seperti kegelisahan dan depresi, kata para ilmuwan pada Rabu.
Dalam sebuah percobaan besar yang dipublikasikan di jurnal "The Lancet Psychiatry", para peneliti di Institut Ilmu Syaraf Tidur dan Sirkadian Oxford University juga menemukan bahwa mengobati gangguan tidur dapat mengurangi gejala psikotik seperti halusinasi dan paranoia.
"Masalah tidur sangat umum terjadi pada orang dengan gangguan kesehatan mental, tapi insomnia telah lama dianggap sepele hanya sebagai gejala, bukan penyebab dari kesulitan psikologis," kata Daniel Freeman, seorang profesor psikologi klinis yang memimpin penelitian tersebut.
"Penelitian ini mengubah gagasan lama tersebut di benak masyarakat, menunjukkan bahwa insomnia sebenarnya bisa menjadi penyebab penyakit mental," pungkas Freeman menambahkan.
Penelitian ini melibatkan 3.755 mahasiswa secara acak dari seluruh Inggris yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok memiliki enam sesi CBT daring, masing-masing berlangsung sekitar 20 menit dan dikirim melalui program digital bernama "Sleepio". Yang lain memiliki akses terhadap perawatan standar namun tidak terdapat CBT.
Tim yang dipimpin Freeman memantau kesehatan mental para peserta dengan serangkaian kuesioner secara daring pada masa nol, tiga, 10 dan 22 minggu sejak masa terapi dimulai.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menjalani terapi tidur CBT mengurangi insomnia mereka secara signifikan serta menunjukkan pengurangan paranoia dan halusinasi yang kecil namun berkelanjutan.
CBT juga menyebabkan perbaikan pada depresi, kegelisahan, mimpi buruk, kesehatan psikologis, dan aktivitas sehari-hari.
Andrew Welchman, kepala departemen ilmu syaraf dan kesehatan mental di badan amal kesehatan "Wellcome Trust" yang membantu pendanaan penelitian tersebut mengatakan bahwa hasil yang disarankan untuk memperbaiki aktivitas tidur dapat memberikan jalan yang menjanjikan pada perawatan dini demi memperbaiki kesehatan mental.
"Tidur nyenyak benar-benar dapat membuat perbedaan pada kesehatan psikologis seseorang. Membantu orang agar tidur dengan lebih baik bisa menjadi langkah awal yang penting dalam mengatasi banyak masalah psikologis dan emosional," tutur Freeman menambahkan.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.


Setnov Resmi Ditahan, Kuasa Hukum Minta KPK Jangan Permainkan Hukum

Jumat, 17 November 2017 22:19 WIB

Fredrich mempertanyakan alasan KPK melakukan penahanan terhadap kliennya.