Pembersih Kimia Bisa Jadi Pemicu Penyakit Paru-Paru

akurat logo
Mustaqim
Senin, 11 September 2017 13:23 WIB
Share
 
Pembersih Kimia Bisa Jadi Pemicu Penyakit Paru-Paru
Pembersih toilet bisa menyebabkan penyakit paru-paru. . Foto: Daily Mail

AKURAT.CO, Menggunakan obat pembersih kimia di toilet kerap digunakan untuk membunuh bakteri. Tetapi, penelitian terbaru menunjukkan penggunaan obat pembersih kimia ternyata bisa menyebabkan penyakit paru-paru. Padahal, penyakit paru-paru biasanya dipicu oleh rokok.

Penelitian itu menunjukkan dampak bahaya bagi para perawat, petugas kebersihan, dan siapa pun yang menggunakan bahan kimia secara rutin setiap hari. Itu memperkuat penelitian sebelumnya yang menunjukkan pembersih kimia juga berkontribusi terhadap penyakit asma.

"Kita meneliti perawat yang menggunakan pembersih kimia sekali dalam seminggu menghadapi risiko terkena penyakit hingga 22%," ujar Orianne Dumas dari Institute Penelitian Medis dan Kesehatan dilansir Daily Mail pada Senin (11/9) lalu.

Bukan hanya pembersih kimia untuk toilet semata, tetapi menurut Dumas, bahan kimia untuk pembersih lantai dan furnitur juga sangat berbahaya. Itu bisa memicu risiko terkena penyakit paru-paru antara 24%-32%.

Kemudian, pembersih kimia untuk membersihkan alat-alat medis juga berbahaya dan bisa memicu penyakit paru-paru. Dalam penelitian sebanyak 55.000 perawat Amerika Serikat dari 1989 hingga 2009 menunjukkan, 663 di antaranya mengalami penyakit paru-paru.

"Penelitian ini menyarankan perlunya petunjuk dan acuan dalam penggunaan pembersih kimia bagi para pekerja," sarannya.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.


Setnov Resmi Ditahan, Kuasa Hukum Minta KPK Jangan Permainkan Hukum

Jumat, 17 November 2017 22:19 WIB

Fredrich mempertanyakan alasan KPK melakukan penahanan terhadap kliennya.