Industri Minuman Abaikan Risiko Konsuman Terkena Kanker

akurat logo
Mustaqim
Minggu, 10 September 2017 06:28 WIB
Share
 
Industri Minuman Abaikan Risiko Konsuman Terkena Kanker
Industri minuman mengabaikan risiko kanker. Foto: Fitness World

AKURAT.CO, Industri alkohol mengabaikan risiko orang yang mengonsumsi minuman tersebut berisiko terkena kanker.

Organisasi industri minuman sering mengaitkan antara alkohol dan kanker sebagai hal yang kompleks. Mereka kerap mengabaikan keterkaitan antara kanker dan dampak mengonsumsi minuman alkohol. Itu merupakan temuan ilmuwan dari London School of Hygiene & Tropical Medicine (LSHTM) dan Karolinska Ins titutet, Swedia.

Para peneliti menyimpulkan kalau industri alkohol menyatakan kalau tidak ada risiko bagi peminum alkohol moderat.

Merespons penelitian itu,  Distilled Spirits Council, Asosiasi Perdagangan Alkohol, menyatakan banyak peneliti yang melakukan bias antialkohol. "Dewan tidak merekomendasikan bahwa peminum alkohol yang terganggu kesehatan," demikian keterangan mereka.

International Alliance for Responsible Drinking, yang merepresentasikan produsen bir, tidak sepakat dengan hasil penelitian tersebut. "Kita mendukung kesehatan dan minuman," demikian keterangan mereka.

Badan Kesehatan Dunia menyatakan minum alkohol menyebabkan kanker, termasuk tumor mulut, kanker payudara, liver, dan lain sebagainya. Risiko alkohol akan terus berkembang.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Serikat Pekerja Desak Gubernur Jateng Tetapkan UMK Sesuai Survei KHL

Sabtu, 18 November 2017 00:31 WIB

Ganjar Pranowo diminta untuk menetapkan upah minimum sesuai dengan survei KHL 2017 agar kesejahteraan para buruh meningkat


Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.