Bullying Lebih Menakutkan Dibandingkan Hamil Lagi

akurat logo
Mustaqim
Selasa, 05 September 2017 12:04 WIB
Share
 
Bullying Lebih Menakutkan Dibandingkan Hamil Lagi
Bullying menjadi faktor utama yang ditakutkan orang tua. . Foto: Daily Mail

AKURAT.CO, Banyak orang tua mengaku lebih khawatir ketika anak mereka menjadi korban bullying atau perundungan dibandingkan dengan mereka hamil lagi. Itu merupakan hasil survei terhadap orang tua di Amerika Serikat.

Sebanyak 61% orang tua di AS khawatir jika anak mereka di-bully di sekolah atau pergaulan mereka. Selain itu, orang tua juga sangat khawatir jika anak mereka meiliki gaya hidup tidak sehat seperti penyalahgunaan narkoba dan kecanduan internet. Khusus bullying bisa menyebabkan depresi, kekhawatiran, insomnia, dan memicu risiko bunuh diri.

"Strategi efektif menghindari bullying adalah menjauhkan anak dari media sosial, lingkungan permainan, dan percakapan online," ungkap Gary Free dari Universitas Michigan, dilansir Daily Mail pada Senin (4/9) lalu.

Selain bullying, Menurut Freed, orang tua anak-anak yang berusia dibawah lima tahun juga sangat khawatir dengan penyakit kanker jika diderita anak-anaknya. "Orang tua mungkin memperhatikan kondisi serous meskipun memiliki risiko kecil bagi mereka," ujarnya.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Serikat Pekerja Desak Gubernur Jateng Tetapkan UMK Sesuai Survei KHL

Sabtu, 18 November 2017 00:31 WIB

Ganjar Pranowo diminta untuk menetapkan upah minimum sesuai dengan survei KHL 2017 agar kesejahteraan para buruh meningkat


Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.