Ingin Cepat Turunkan Berat Badan, Coba dengan Terapi Cryo

akurat logo
Mustaqim
Senin, 28 Agustus 2017 10:42 WIB
Share
 
Ingin Cepat Turunkan Berat Badan, Coba dengan Terapi Cryo
Terapi cryo dipercaya bisa menurunkan berat badan.. Foto: News.com.au

AKURAT.CO, Kalian malas berolahraga di luar ruangan? Kalian malas berurusan dengan keringat di gym?

Cukup dengan Rp800.000 kalian bisa mengikuti terapi cryo atau cryoperformance. Itu merupakan terapi di mana kalian akan dimasukkan ke ruangan yang beruhu tertentu dan bisa membakar 800 kalori.

Teapi cyrio itu dibuat oleh Mark Sullivan sekitar tiga bulan lalu di Australia. Kini, terapi tersebut menjadi populer bagi orang yang ingin mengurangi berat badan. “Memang belum banyak penelitian yang menunjukkan kalau terapi cryo bisa menurunkan berat badan,” ujar Sullivan dilansir News.com.au pada Kamis (24/8) lalu.

Menurut Sullivan yang merupakan mantan psikolog mengungkapkan cryo bisa menjadi alternatif bagi orang yang tidak ingin menjalani operasi untuk mengurangi berat badan. “Masuk ke ruangan minus 110 Celsisu sangat efektif untuk menurunkan berat badan,” ungkapnya. Dia menceritakan seorang perempuan bisa menurunkan berat badannya satu kilogram dalam terapi cryo.

Sedangkan menurut pakar kesehatan Roger Halliwell mengungkapkan terapi cryo memang bukan alat terapi yang umum. Selain itu, tidak banyak penelitian tentang hal itu. “Saya justru tidak tertarik, saya semakin khawatir dengan terapi itu,” ujar Halliwell.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Khofifah Komunikasikan Nama 2 Cawagub Jatim ke Parpol Pendukung

Sabtu, 18 November 2017 00:17 WIB

Khofifah tidak menyebut secara detail siapa saja dua nama yang sudah mendapat rekomendasi dari para kiai untuk menjadi cawagubnya.


Pemilik Spa D'Crown Jadi Tersangka Perdagangan Manusia

Sabtu, 18 November 2017 00:02 WIB

Selain menetapkan dua tersangka pemilik tempat spa, polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait dengan penggrebekan D'Crown.


Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Sikapi Informasi Media Sosial

Jumat, 17 November 2017 23:53 WIB

Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus cerdas dalam menyikapi informasi di media sosial dan berita yang berkembang.


JIN: Keselamatan SN Jangan Sampai Terancam

Jumat, 17 November 2017 23:41 WIB

JIN menilai polemik tersebut seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing pihak saling menjaga wibawa, terutama pihak KPK.


[FOTO] Renovasi Dermaga Pulau Pramuka

Jumat, 17 November 2017 23:17 WIB

0


Indonesia-Malaysia akan Bahas Masalah TKI

Jumat, 17 November 2017 23:03 WIB

Indonesia akan terus mengimbau Malaysia untuk menata pengelolaan TKI.


PN Bandung Harus Panggil Paksa Dua Terdakwa Kasus SMAK Dago

Jumat, 17 November 2017 22:56 WIB

Saat terdakwa ingin diminta keterangannya, maka menjadi kewajiban hukum untuk dipatuhi.


Djohan Effendi, Mensesneg Era Gus Dur dan Penulis Pidato Soeharto Tutup Usia

Jumat, 17 November 2017 22:53 WIB

Djohan meninggal di Rumah Sakit Geelong Australia, Jumat (17/11) waktu setempat.


[FOTO] Cuaca Ektrem Dikawasan Jakarta

Jumat, 17 November 2017 22:51 WIB

0


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Jumat, 17 November 2017 22:48 WIB

KPU pun memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Tiga Kota di Yaman Krisis Air Bersih karena Tak Ada BBM untuk Pompa

Jumat, 17 November 2017 22:37 WIB

Krisis air bersih terjadi akibat blokade pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.


Viral, Pentagon Tak Sengaja Retweet Seruan Agar Presiden Trump Mundur

Jumat, 17 November 2017 22:25 WIB

Tweet asli itu juga menyeru dua politisi AS lainnya mundur setelah muncul tuduhan pelecehan seksual.


PATBM: Kekerasan Terhadap Anak Bukan Lagi Ranah Privat

Jumat, 17 November 2017 22:24 WIB

PATBM dibentuk agar masyarakat memiliki responsibilitas dan mendorong wilayah privat anak menjadi wilayah publik.


Saingan YouTube Red, Fullscreen Segera Tutup pada Januari

Jumat, 17 November 2017 22:20 WIB

Firma manajemen talenta online, Fullscreen menutup platform video berlangganan itu mulai tahun depan.


Setnov Resmi Ditahan, Kuasa Hukum Minta KPK Jangan Permainkan Hukum

Jumat, 17 November 2017 22:19 WIB

Fredrich mempertanyakan alasan KPK melakukan penahanan terhadap kliennya.