Dinkes Kendari Himbau Masyarakat Agar Lebih Selektif Membeli Takjil

akurat logo
Rani Ayu Utami
Sabtu, 10 Juni 2017 11:13 WIB
Share
 
Dinkes Kendari Himbau Masyarakat Agar Lebih Selektif Membeli Takjil
Ilustrasi. Foto: AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Selama Ramadan banyak ditemui penjual takjil atau makanan untuk berbuka yang mengandung bahan berbahaya. Oleh karena itu, Dinak Kesehatan (Dinkes) menghimbau khususnya masyarakat di Sulawesi Tenggara agar lebih hati-hati untuk membeli makanan tersebut.

Himbauan ini langsung diungkapkan oleh kepala Dinkes Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) agar lebih slektif dalam membeli makanan untuk berbuka. Hal ini melihat banyaknya penjual makanan selama ramadan.

"beragam makanan yang dijual yang tidak dijamin semua layak dikonsumsi," kata kepala Dinkes Kendari, Rahminingrum, di Kendari, Jumat, (9/6).

Walaupun sulit menjamin kelayakan makanan yang dijual, tapi pihak Dinkes terus memantau kondisi menu makanan atau menu berbuka puasa yang dijual di sejumlah tempat kuliner. Beberapa titik pusat kuliner dadakan katanya terdapat di Jalan Saosao, Bundaran Mandonga, Depan BI Sultra, Budaran Pesawat Baruga, dan beberapa tempat lainnya.

Pihak dari Dinkes pun tidak bisa melarang orang berjualan ataupun warga yang membeli, tetapi hanya bisa memberikan imbauan dalam rangka memilih menu yang sehat untuk berbuka puasa.

"Yang penting maayarakat bisa sadar untuk menghindari mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet karena secara kesehatan tidak direkomendasikan," katanya. []


Editor. Islahuddin

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Rupiah Makin Terseok Terlibas Dolar

Jumat, 20 April 2018 09:44 WIB

Pergerakan Rupiah hari ini, berada di angka Rp13.794-Rp13.821 per USD.


Wenger Tahu Siapa yang Layak Jadi Penggantinya

Jumat, 20 April 2018 09:41 WIB

Posisi Wenger makin di ujung tanduk


FITRA: Perempuan di Sumut Sudah Sadar Hak Politiknya

Jumat, 20 April 2018 09:39 WIB

Banyak aktivitas perempuan yang tidak lagi mendapat diskriminasi oleh lingkungannya


Waketum Gerindra Sempat Sebut Pemerintah Tengah 'Sandera' SBY, Benarkah?

Jumat, 20 April 2018 09:31 WIB

Usai katakan Wiranto menyadera SBY, Ferry meralatnya. Fery sebut lebih tepatnya Wiranto berharap agar Demokrat masuk koalisi Jokowi.


Terkuaknya Usaha Tahu Berformalin yang Sudah Berjalan 4 Tahun di Sumsel

Jumat, 20 April 2018 09:28 WIB

Penangkapan produsen tahu formalin di Kabupaten, Sumsel beberapa waktu lalu menguak fakta mencengangkan


Sulit Melepas Ponsel Saat Mengemudi? Ini Caranya

Jumat, 20 April 2018 09:15 WIB

Notifikasi ponsel bikin susah fokus? Nah, fitur ini akan membantumu.


Tahi Lalat Jadi Tanda Resiko Tinggi Kanker, Jika Melakukan Implan Kulit ini

Jumat, 20 April 2018 09:05 WIB

Teknologi kesehatan terbaru temuan ilmuwan Swiss menemukan metode peringatan awal terhadap kanker.


Panglima TNI dan Kapolri Tegaskan Prajurit Harus Netral dalam Pemilu

Jumat, 20 April 2018 09:04 WIB

Netralitas yang dimaksud sudah mencangkup semuanya sesuai dengan kode etik yang dimiliki oleh TNI maupun Polri


Pemprov Sumut Dukung Reforma Agraria

Jumat, 20 April 2018 08:53 WIB

Reforma agraria tak hanya sebatas memberi pelayanan untuk sertifikasi tanah saja, tapi juga memberdayakan masyarakat supaya lebih sejahtera


Hotel Ini Tawarkan Pemandangan dan Atmosfir Italia di Dubai

Jumat, 20 April 2018 08:20 WIB

Anda juga bisa menikmati tiramisu terenak di Dubai di hotel ini.


Persiapan Kehamilan Itu Penting Lho Bun, Yuk Simak Ini

Jumat, 20 April 2018 08:15 WIB

Persiapan ini tak hanya berlaku bagi istri. Tapi, penting bagi suami.


Wow, Drone Militer ini Mampu Tentukan Siapa yang Harus Dibunuh

Jumat, 20 April 2018 08:05 WIB

Banyak pakar teknologi dan AI mengkhawatirkan persoalan kode etik penggunaan teknologi dan AI untuk militer.


Didominasi Sentimen Negatif, Pasar Obligasi Belum Positif

Jumat, 20 April 2018 07:57 WIB

sejumlah berita positif terkait kondisi makroekonomi internal tampaknya belum cukup kuat mengangkat pasar obligasi


Kimia Farma Alokasikan Rp500 Miliar Beli Tiga Rumah Sakit

Jumat, 20 April 2018 07:45 WIB

Kimia Farma alokasikan capital expenditure tahun ini sekitar Rp300 miliar hingga Rp500 miliar untuk akuisi tiga rumah sakit


Ternyata Ini Alasan Jefri Nichol Kasih Uang dan Makanan pada Pemulung

Jumat, 20 April 2018 07:25 WIB

Sempat ramai tuai simpati, ia sempat takut kalau dibilang ria.