Diet 5:2 Bisa Turunkan 12 Kg dalam 12 Pekan

akurat logo
Mustaqim
Minggu, 15 April 2018 16:41 WIB
Share
 
Diet 5:2 Bisa Turunkan 12 Kg dalam 12 Pekan
Ilustrasi orang yang hendak menurunkan berat badan. . DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Kegemukan memang sudah menjadi wabah. Banyak orang mencari alternatif untuk menurunkan berat badan.

Salah satunya adalah kamu bisa belajar dari guru diet Michael Mosley yang merencanakan rencana pengurusan badan sebanyak 12 kg dalam 12 pekan. Penemu diet 5:2 dan diet gula darah itu mengungkapkan mengonsumsi makanan enak yang sehat, makanan Mediterania yang bisa mengisikis lemak akibat musim libur.

Apa aturan diet transformatif 5:2? Pertama adalah membuang semua junk food dan fokus pada makanan Mediterania tanpa membatasi kalori. Kedua berprinsip pada diet 5:2 yakni makan makanan mediterania selama lima hari dalam sepakan dna mengonsumsi 600-800 kalori sehari selama dua hari.

Pola diet tersebut dipercaya bisa menurunkan berat badan dan mengurangi risiko diabetes tipe dua. Dalam 12 pekan berjalan, diet tersbeut bisa mengubah berat badanmu. Diet model baru itu juga bisa meningkatkan fungsi otak dan memperpanjang usia.

“Intinya, diet ini berdasarkan prinsip memasak Mediterania yang rendah karbohidrat seperti roti dan kue, tetapi tinggi minyak seperti minyak zaitun dan ikan,” ujar Mosley dilansir Daily Mail pada Minggu (15/4). “Banyak kajian menyatakan diet itu bisa menguntungkan jantung dan otak serta membaiki mood,” jelasnya.


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kimia Farma Alokasikan Rp500 Miliar Beli Tiga Rumah Sakit

Jumat, 20 April 2018 07:45 WIB

Kimia Farma alokasikan capital expenditure tahun ini sekitar Rp300 miliar hingga Rp500 miliar untuk akuisi tiga rumah sakit


Ternyata Ini Alasan Jefri Nichol Kasih Uang dan Makanan pada Pemulung

Jumat, 20 April 2018 07:25 WIB

Sempat ramai tuai simpati, ia sempat takut kalau dibilang ria.


Asia dan Eropa Menguat, AS Justru Tersudut Konflik Trump

Jumat, 20 April 2018 07:19 WIB

Pelemahan terjadi juga disebabkan adanya konflik di pemerintahan Trump, dan Potensi kenaikan suku bunga The Fed


Bayar Utang, Garuda Bakal Terbitkan Global Bond di Bursa Efek Singapura

Jumat, 20 April 2018 07:15 WIB

Pahala: Dana dari global bond tersebut akan digunakan untuk membayar kembali utang jatuh tempo perusahaan


Yuk Berkunjung ke Atap Jepang, Ada Koridor Salju Sedalam 17 Meter

Jumat, 20 April 2018 07:15 WIB

Jika cuaca sedang buruk, koridor ini akan ditutup.


USD Kian Menarik, Rupiah Tak Berkutik

Jumat, 20 April 2018 07:13 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.785 dan resisten 13.772


IHSG Punya Celah Menghijau, Soroti Saham-Saham Ini

Jumat, 20 April 2018 07:09 WIB

IHSG masih berpeluang untuk menguat, selama sentimen positif mendukung


Anda Vegetarian dan Berencana Hamil? Perhatikan Ini

Jumat, 20 April 2018 07:05 WIB

Seporang vegetarian harus pintar-pintar memilih makanan pengganti.


Pegang Banyak Bisnis, Prilly Latuconsina: Learning by Doing Aja

Jumat, 20 April 2018 07:05 WIB

Prilly rupanya suka tantangan.


Jakmania Siap Dukung Persija Sampai ke Singapura

Jumat, 20 April 2018 07:00 WIB

Jakmania sudah pesan sekitar 300 tiket pertandingan di Singapura.


Pejabat Gubernur Papua Kecewa Para Bupatinya Absen dalam Pembukaan Musrenbang

Jumat, 20 April 2018 07:00 WIB

Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada para kepala daerah yang sudah hadir pada musrenbang tersebut


Perusahaan Dirgantara Dunia Berebut Proyek Rp6,8 Triliun dari Jerman

Jumat, 20 April 2018 07:00 WIB

Parcella: Helikopter Sikorsky CH-53K King Stallion buatan AS akan melakoni debut globalnya di pameran udara Berlin


Upaya Vietnam Lepaskan Ketergantungan Ekspor ke Cina

Jumat, 20 April 2018 06:45 WIB

Pemerintah Vietnam membuka hubungan perdagangan dengan Jepang, Eropa dan negara-negara dalam perjanjian Trans Pacific.


Seorang Pejabat Disperindag Aceh Diamankan Karena Kedapatan Memakai Sabu

Jumat, 20 April 2018 06:30 WIB

Sejumlah alat bukti [un juga ikut disita petugas dalam proses penangkapan oknum pejabat tersebut


Kementan Jajaki Peluang Ekspor Produk Pertanian ke Papua Nugini

Jumat, 20 April 2018 06:30 WIB

Masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini butuh komoditas pertanian untuk kebutuhan sehari-hari