Kenapa Duduk Bisa Membuat Bodoh? Ini Jawabannya

akurat logo
Mustaqim
Sabtu, 14 April 2018 17:08 WIB
Share
 
Kenapa Duduk Bisa Membuat Bodoh? Ini Jawabannya
Awas, terlalu lama duduk menyebabkan kebodohan.. DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Sungguh menyedihkan ketika pekerjaan Anda harus duduk seharian. Bahkan tidak menutup kemungkinan waktu untuk duduk Anda dalam sehari lebih banyak daripada berdiri.

Penelitian terbaru mengungkapkan terlalu lama duduk dalam sehari, baik itu bekerja atau duduk di sofa menonton televisi bisa membuat bodoh. Kok bisa? Kebanyakan duduk menyebabkan wilayah otak yang bertugas dalam pembentukan memori mengecil.

Di Universitas California, Los Angeles, para peneliti menemukan fakta duduk terlalu lama tidak hanya berimbas pada kemampuan otak. Resiko lain yang ditimbulkan adalah penyakit jantung, diabetes, kanker, dan kematian dini. Bahkan, duduk terlalu lama bisa menyebabkan penyakit dementia. Karena itu, sebaiknya mengurangi duduk agar bisa memiliki kesehatan otak yang baik sekaligus terhindari Alzheimer.

“Terlalu banyak duduk menyebabkan wilayah otak yang berkaitan dengan memori akan semakin sempit,” ungkap pemimpin penelitian Dr Prabha Siddarth sebagaimana dilansir DailyMail, Jumat (13/4) lalu.

Penelitian yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat itu hanya meneliti 35 orang. Para peneliti akan melaksanakan penelitian yang lebih besar dengan obyek lintas ras, gender, serta berat badan. So, tunggu saja hasilnya.

 


Editor. Andre Purwanto

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kimia Farma Alokasikan Rp500 Miliar Beli Tiga Rumah Sakit

Jumat, 20 April 2018 07:45 WIB

Kimia Farma alokasikan capital expenditure tahun ini sekitar Rp300 miliar hingga Rp500 miliar untuk akuisi tiga rumah sakit


Ternyata Ini Alasan Jefri Nichol Kasih Uang dan Makanan pada Pemulung

Jumat, 20 April 2018 07:25 WIB

Sempat ramai tuai simpati, ia sempat takut kalau dibilang ria.


Asia dan Eropa Menguat, AS Justru Tersudut Konflik Trump

Jumat, 20 April 2018 07:19 WIB

Pelemahan terjadi juga disebabkan adanya konflik di pemerintahan Trump, dan Potensi kenaikan suku bunga The Fed


Bayar Utang, Garuda Bakal Terbitkan Global Bond di Bursa Efek Singapura

Jumat, 20 April 2018 07:15 WIB

Pahala: Dana dari global bond tersebut akan digunakan untuk membayar kembali utang jatuh tempo perusahaan


Yuk Berkunjung ke Atap Jepang, Ada Koridor Salju Sedalam 17 Meter

Jumat, 20 April 2018 07:15 WIB

Jika cuaca sedang buruk, koridor ini akan ditutup.


USD Kian Menarik, Rupiah Tak Berkutik

Jumat, 20 April 2018 07:13 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.785 dan resisten 13.772


IHSG Punya Celah Menghijau, Soroti Saham-Saham Ini

Jumat, 20 April 2018 07:09 WIB

IHSG masih berpeluang untuk menguat, selama sentimen positif mendukung


Anda Vegetarian dan Berencana Hamil? Perhatikan Ini

Jumat, 20 April 2018 07:05 WIB

Seporang vegetarian harus pintar-pintar memilih makanan pengganti.


Pegang Banyak Bisnis, Prilly Latuconsina: Learning by Doing Aja

Jumat, 20 April 2018 07:05 WIB

Prilly rupanya suka tantangan.


Jakmania Siap Dukung Persija Sampai ke Singapura

Jumat, 20 April 2018 07:00 WIB

Jakmania sudah pesan sekitar 300 tiket pertandingan di Singapura.


Pejabat Gubernur Papua Kecewa Para Bupatinya Absen dalam Pembukaan Musrenbang

Jumat, 20 April 2018 07:00 WIB

Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada para kepala daerah yang sudah hadir pada musrenbang tersebut


Perusahaan Dirgantara Dunia Berebut Proyek Rp6,8 Triliun dari Jerman

Jumat, 20 April 2018 07:00 WIB

Parcella: Helikopter Sikorsky CH-53K King Stallion buatan AS akan melakoni debut globalnya di pameran udara Berlin


Upaya Vietnam Lepaskan Ketergantungan Ekspor ke Cina

Jumat, 20 April 2018 06:45 WIB

Pemerintah Vietnam membuka hubungan perdagangan dengan Jepang, Eropa dan negara-negara dalam perjanjian Trans Pacific.


Seorang Pejabat Disperindag Aceh Diamankan Karena Kedapatan Memakai Sabu

Jumat, 20 April 2018 06:30 WIB

Sejumlah alat bukti [un juga ikut disita petugas dalam proses penangkapan oknum pejabat tersebut


Kementan Jajaki Peluang Ekspor Produk Pertanian ke Papua Nugini

Jumat, 20 April 2018 06:30 WIB

Masyarakat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini butuh komoditas pertanian untuk kebutuhan sehari-hari