Terlalu Banyak Konsumsi Obat Pereda Nyeri Bisa Ganggu Kesuburan Pria

akurat logo
Mustaqim
Jumat, 12 Januari 2018 11:03 WIB
Share
 
Terlalu Banyak Konsumsi Obat Pereda Nyeri Bisa Ganggu Kesuburan Pria
Ilustrasi penis. DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Lelaki yang terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti ibuprofen, ternyata bisa menurunkan tingkat kesuburan. Padahal banyak orang mengalami ketergantug dengan obat tersebut karena bisa menurukan sakit kepala.

Berdasarkan penelitian terbaru menunjukkan kalau obat pereda nyeri tersebut memang bisa memicu gangguan disfungsi ereksi, kelemahan otot, dan depresi. Nantinya, obat tersebut juga menurunkan hasrat untuk bermain seks.

Peneliti Denmark menemukan pria berusia 18-35 tahun ternyata mengaami gangguan hormone seks atau disebut dengan hypogonadisme. Itu berdampak pada gangguan produksi hormone testosterone.

Biasanya orang manula yang kerap mengalami gangguan tersebut. Ternyata, penyebab utama hypogonadisme itu disebabkan konsumsi ibuprofen yang bisa merusak kesehatan testis.

Sementara itu, dosen senior Universitas Newcastle Richard Quinton mengungkapkan keseriusannya dengan penelitian tersebut.

“Peringatan dini kepada keluarga tentang bahaya penggunaan obat pereda nyeri,” papar Quinton.

Penelitian ini juga perlu disampaikan kepada olahragawan yang kerap mengonsumsi ibuprofen untuk mengurangi rasa nyeri.

Namun, industri obat Inggris mengungkapkan agar masyarakat tidak perlu ambil pusing dengan hasil penelitian tersebut.

“Kajian itu skalanya sangat kecil,” ungkap John Smith dari Proprietary Association of Great Britain.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

20 Saham Menguat, IHSG Menghijau Awal Perdagangan

Jumat, 20 April 2018 09:48 WIB

Pagi ini, IHS dibuka menguat 0,1 poin atau 0,001% ke 6.356.


Gembosi, 15 Bajaj Korban Unjuk Gigi Sudinhub Jaksel

Jumat, 20 April 2018 09:47 WIB

Penertiban bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sekaligus bentuk sosialisasi Peraturan Daerah bahwa parkir liar dilarang.


Rupiah Makin Terseok Terlibas Dolar

Jumat, 20 April 2018 09:44 WIB

Pergerakan Rupiah hari ini, berada di angka Rp13.794-Rp13.821 per USD.


Wenger Tahu Siapa yang Layak Jadi Penggantinya

Jumat, 20 April 2018 09:41 WIB

Posisi Wenger makin di ujung tanduk


FITRA: Perempuan di Sumut Sudah Sadar Hak Politiknya

Jumat, 20 April 2018 09:39 WIB

Banyak aktivitas perempuan yang tidak lagi mendapat diskriminasi oleh lingkungannya


Waketum Gerindra Sempat Sebut Pemerintah Tengah 'Sandera' SBY, Benarkah?

Jumat, 20 April 2018 09:31 WIB

Usai katakan Wiranto menyadera SBY, Ferry meralatnya. Fery sebut lebih tepatnya Wiranto berharap agar Demokrat masuk koalisi Jokowi.


Terkuaknya Usaha Tahu Berformalin yang Sudah Berjalan 4 Tahun di Sumsel

Jumat, 20 April 2018 09:28 WIB

Penangkapan produsen tahu formalin di Kabupaten, Sumsel beberapa waktu lalu menguak fakta mencengangkan


Sulit Melepas Ponsel Saat Mengemudi? Ini Caranya

Jumat, 20 April 2018 09:15 WIB

Notifikasi ponsel bikin susah fokus? Nah, fitur ini akan membantumu.


Tahi Lalat Jadi Tanda Resiko Tinggi Kanker, Jika Melakukan Implan Kulit ini

Jumat, 20 April 2018 09:05 WIB

Teknologi kesehatan terbaru temuan ilmuwan Swiss menemukan metode peringatan awal terhadap kanker.


Panglima TNI dan Kapolri Tegaskan Prajurit Harus Netral dalam Pemilu

Jumat, 20 April 2018 09:04 WIB

Netralitas yang dimaksud sudah mencangkup semuanya sesuai dengan kode etik yang dimiliki oleh TNI maupun Polri


Pemprov Sumut Dukung Reforma Agraria

Jumat, 20 April 2018 08:53 WIB

Reforma agraria tak hanya sebatas memberi pelayanan untuk sertifikasi tanah saja, tapi juga memberdayakan masyarakat supaya lebih sejahtera


Hotel Ini Tawarkan Pemandangan dan Atmosfir Italia di Dubai

Jumat, 20 April 2018 08:20 WIB

Anda juga bisa menikmati tiramisu terenak di Dubai di hotel ini.


Persiapan Kehamilan Itu Penting Lho Bun, Yuk Simak Ini

Jumat, 20 April 2018 08:15 WIB

Persiapan ini tak hanya berlaku bagi istri. Tapi, penting bagi suami.


Wow, Drone Militer ini Mampu Tentukan Siapa yang Harus Dibunuh

Jumat, 20 April 2018 08:05 WIB

Banyak pakar teknologi dan AI mengkhawatirkan persoalan kode etik penggunaan teknologi dan AI untuk militer.


Didominasi Sentimen Negatif, Pasar Obligasi Belum Positif

Jumat, 20 April 2018 07:57 WIB

sejumlah berita positif terkait kondisi makroekonomi internal tampaknya belum cukup kuat mengangkat pasar obligasi