Hati-hati! Wanita Shift Malam Berisiko Tinggi Idap Kanker

akurat logo
Irma Fauzia
Rabu, 10 Januari 2018 10:26 WIB
Share
 
Hati-hati! Wanita Shift Malam Berisiko Tinggi Idap Kanker
Ilustrasi wanita kerja shift malam. THEHEALTHSITE.COM

AKURAT.CO, Pergeseran malam menuju pagi secara signifikan meningkatkan kemungkinan kanker pada wanita menurut sebuah penelitian, sebagaimana yang dilansir dari The Health Site.

Penulis utama penelitian tersebut, Xuelei Ma, menjelaskan bahwa kanker payudara adalah kanker yang paling banyak didiagnosis di kalangan wanita di seluruh dunia. Kebanyakan meta-analisis sebelumnya berfokus pada pemahaman hubungan antara pekerja shift malam wanita dan risiko kanker payudara, namun kesimpulannya tidak konsisten.

Untuk membangun penelitian sebelumnya, Ma dan rekan-rekannya menganalisis apakah kerja shift malam jangka panjang pada wanita dikaitkan dengan risiko beberapa jenis kanker. Mereka melakukan meta-analisis menggunakan data dari 61 artikel yang terdiri dari 114.628 kasus kanker dan 3.909.152 perserta dari Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia.

Studi ini menganalisis hubungan antara kerja shift malam jangka panjang dan risiko 11 jenis kanker. Dan enam jenis kanker pada wanita yang berprofesi sebagai perawat.

Secara keseluruhan, kerja shift malam jangka panjang di kalangan wanita meningkatkan risiko kanker hingga 19 persen. Saat menganalisis kanker tertentu, para peneliti menemukan bahwa populasi ini memiliki peningkatan risiko kulit (41 persen), payudara (32 persen), dan kanker gastrointestinal (18 persen) dibandingkan dengan wanita yang tidak melakukan pekerjaan shift malam.

Setelah stratifikasi peserta berdasarkan lokasi, Ma menemukan bahwa peningkatan risiko kanker payudara hanya ditemukan di antara pekerja shift malam perempuan di Amerika Utara dan Eropa.

"Kami terkejut melihat hubungan antara kerja shift malam dan risiko kanker payudara hanya di kalangan wanita di Amerika Utara dan Eropa," ungkap Ma.

"Mungkin saja wanita di lokasi ini memiliki tingkat hormon seks yang lebih tinggi, yang telah dikaitkan secara positif dengan kanker terkait hormon seperti kanker payudara." Tambahnya.

Sementara itu, pada perawat wanita saja, mereka yang bekerja di shift malam memiliki peningkatan risiko payudara (58 persen), gastrointestinal (35 persen), dan kanker paru-paru (28 persen) dibandingkan dengan mereka yang tidak bekerja shift malam.

Dari semua pekerjaan yang dianalisis, perawat memiliki risiko terkena kanker payudara paling tinggi jika mereka bekerja shift malam.

Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya program perlindungan kesehatan bagi pekerja shift malam wanita jangka panjang. Hasil ini juga dapat membantu membangun dan menerapkan tindakan efektif untuk melindungi shift malam perempuan. Pekerja shift malam jangka panjang harus menjalani pemeriksaan fisik rutin dan pemeriksaan kanker.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Anies Kaji Ulang Penerapan Dp 0 Persen

Sabtu, 20 Januari 2018 02:03 WIB

Anies mengaku Sedang mendalam soal kebijakan Dp 0 Persen


Jelang Perhelatan Pilkada, Polda Bali Gelar Simulasi

Sabtu, 20 Januari 2018 01:20 WIB

Polda Bali bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan latihan Sispamkota di Lapangan Niti Mandala, Renon


KIP: Soal MoU Helsinski, DPRK Subussalam Belum Konfirmasi

Sabtu, 20 Januari 2018 01:14 WIB

Pihaknya telah mencoba menyurati pihak DPRK Subulussalam, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi


Sebagian Sekolah Menolak Dilakukan Imunisasi Difteri

Sabtu, 20 Januari 2018 01:07 WIB

Salah satu sekolah yang diduga menolak imunisasi difteri adalah Madrasah Ihya Ulumuddin


Ini Data Warga Asmat yang Telah Mendapatkan Pelayanan Kesehatan

Sabtu, 20 Januari 2018 00:59 WIB

Diketahui, sejumlah warga yang terdiri dari anak-anak tersebut kini telah mendapat pengobatan dari Satgas Kesehatan TNI



Kemlu Bekerjasama dengan KPU Lakukan Evaluasi Data Pemilih di Luar Negeri

Sabtu, 20 Januari 2018 00:18 WIB

Kali ini, pihak Kemlu dan KPU akan melakukan evaluasi, apa yang kurang dari kerja sama sebelumnya


Satgas TNI KLB di Asmat Targetkan 3 Bulan untuk Tangani Campak

Sabtu, 20 Januari 2018 00:00 WIB

Karena wabah penyakit campak dan difteri di kampung-kampung di Kabupaten Asmat, Papua, kebanyakan yang menjadi korbannya adalah bayi


Golkar Jatim Swadaya Menangkan Pasangan Khofifah-Emil

Jumat, 19 Januari 2018 23:32 WIB

Karena dengan gotong royong swadaya tersebut membuktikan kalau Partai Golkar all out untuk memenangkan Khofifah-Emil


Bima Arya Tak Khawatir Bila Kasus Pembelian Lahan Jambu Dua Diungkit Kembali

Jumat, 19 Januari 2018 23:27 WIB

Msekipun bisa saja kasus tersebut menjegal langkahnya di Pilkada 2018


Jokowi Dinilai Pas Lakukan Kunker ke Asia Tengah dan Asia Selatan

Jumat, 19 Januari 2018 22:46 WIB

Misalnya, Pakistan, Srilangka, Bangladesh, dan Afganistan


Bantai PSPS, Persija Puncaki Klasemen Grup D

Jumat, 19 Januari 2018 22:36 WIB

Persija Jakarta berhasil menang tiga gol tanpa balas saat menghadapi PSPS Riau di laga perdana grup D Piala Presiden 2018.


ASN Palembang Resmi Gunakan Pakaian Adat Setiap Jumat

Jumat, 19 Januari 2018 22:35 WIB

Perwali Nomor 3 Tahun 2018 yang diresmikan pada tanggal 15 Januari 2018 ini, mewajibkan menggunakan pakaian adat Palembang


Mourinho: Pertukaran Mkhitaryan-Alexis Sanchez Belum Selesai

Jumat, 19 Januari 2018 22:13 WIB

Pertukaran henrikh Mkhitaryan dan Alexis Sanchez masih belum rampung.