'Biarawati' Tanam Ganja untuk Tujuan Medis Bisa Untung Rp13 Miliar

akurat logo
Mustaqim
Minggu, 16 Juli 2017 16:11 WIB
Share
 
'Biarawati' Tanam Ganja untuk Tujuan Medis Bisa Untung Rp13 Miliar
Para 'biarawati' merawat ganja untuk pengobatan.

AKURAT.CO, “Biarawati” Kate, bukanlah biarawati pada umumnya. Namun, dia merupakan anggota Sisters of the Valley yang mendapatkan perintah dari kekuatan yang tinggi.

Kate bukan biarawati katolik, tetapi aktivitas spiritualnya dipandu oleh lingkaran bulan. Ia lahir dengan nama Christine Meeusen dan pernah kuliah di Universitas Wisconsin dengan gelar sarjana pendidikan bisnis. Dia pun pernah bekerja sebagai analis bisnis.

Tapi, kini dia memimpin perusahaan ganja untuk tujuan medis. Perusahaannya mampu menghasilkan keuntungan bersih lebih dari 1 juta dolar. Industri ganja di kawasan tersebut berisiko dan legal.

Kate dengan Sisters of the Valley bukan sekedar mencari keuntungan. Niat mereka adalah membantu dan menyembuhkan bagi siapa saja yang membeli produk mereka. Secara keuntungan, mereka juga memberdayakan masyarakat sekitar.

Kate bersama beberapa “biarawati” yang berusia 23-58 tahun tinggal di sebuah gedung di kompleks pertanian di Central Valley, California utara, tepatnya di Kota Merced. Kawasan itu bisa dijangkau dua jam dari Sacramento. Para biarawati di sana biasanya datang dan pergi. Tidak ada yang menetap untuk jangka waktu lama.

Warga komunitas lokal Merced yang terbuang juga dipekerjakan di biara tersebut. Kate bersama para “biarawati” lainnya juga mengubah kawasan tersebut menjadi wilayah yang lebih humanis. Sebelumnya, kota kecil itu kerap dianggap sebagai wilayah yang penuh kejahatan dan pengangguran.

Kegiatan para "biarawati" yang memproduksi ganja untuk pengobatan. (Foto: dailymail.co.uk)

“Saya perlu mendesain produk yang mampu dijual ke seluruh dunia dari sini. Saya juga ingin memberikan pekerjaan bagi orang miskin di sini,” ujar Kate dilansir Daily Mail pada Kamis (13/7) lalu. Ide itu diwujudkan dengan mendirikan Sisters of the Valley.

Bukan sekedar berkumpul, para “biarawati” juga memproduksi CBD (minyak ganja) yang digunakan untuk terapi. CBD berbeda dengan THC (tetrahydrocannabinol) yang bisa mengakibatkan gangguan psikologis. “Kita mengembangkan CBD bukan berbasis industri, tetap ganja untuk pengobatan,” tuturnya.

Menariknya, bisnis ganja itu dilaksanakan berdasarkan sirkulasi bulan yaitu rotasi yang mengendalikan kehidupan perempuan. Mereka menanam ganja dengan pola rotasi bulan di mana mereka menanam pada awal bulan, dan memanennya pada bulan purnama.

Setiap bulan purnama, para “biarawati” menggelar upacara untuk publik yang dihadiri sekitar 50 orang. Acara itu untuk menyebarkan pergerakan mereka dengan berpesta, terkadang hingga dini hari.

“Kita merayakan segalanya, hari kelahiran atau momen spesial yang hadir dalam kehidupan kita,” ujar Kate.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kelarga Terbanyak Inggris, Sambut Anak yang ke-20, Radfords: Ini Harus Menjadi yang Terakhir

Kamis, 21 September 2017 17:28 WIB

Di era mileniun, memiliki banyak anak merupakan hal jarang ditemui. Namun tidak demikian dengan keluarga The Radfords.



Distanbun Lebak Dorong OJK Bangkitkan Pendapatan Petani

Kamis, 21 September 2017 17:13 WIB

Kami optimistis usaha petani akan tumbuh dan berkembang jika petani menerima bantuan penguatan modal dari OJK itu


Puluhan Ribu Santri di Denpasar Doakan Gunung Agung

Kamis, 21 September 2017 17:08 WIB

Mereka menggelar doa bersama untuk Gunung Agung agar tidak meletus.


Polisi Selidiki Warga Terindikasi Pengikut ISIS di Asahan

Kamis, 21 September 2017 17:04 WIB

Kurang lebih ada delapan orang di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.


Diimbangi Persib, Bali United Gagal Tempel Bhayangkara FC

Kamis, 21 September 2017 17:02 WIB

Hasil imbang Persib melawan Bali United menguntungkan Bhayangkara FC dalam perebutan gelar juara Liga 1 Indonesia 2017.


Delta Jakarta Bakal Dilepas, BEI : Itu Sah-Sah Saja

Kamis, 21 September 2017 16:54 WIB

Kan produknya delta banyak macem-macem dan saya kira memang ada sedikit perubahan kalau pemegang saham utama berubah," tegas Samsul.


Marcus/Kevin Tembus Babak Perempatfinal

Kamis, 21 September 2017 16:51 WIB

Ganda putra Indonesia menempatkan satu wakil di babak perempatfinal.


Ditanya Soal Nikah, Adly Fairuz : Pengen Secepatnya, Tapi..

Kamis, 21 September 2017 16:41 WIB

Adly Fairuz dan kekasihnya, Angbeen Rishi, mengaku masih banyak yang harus disiapkan untuk menikah.


Kebijakan Shinzo Abe Terkait Ancaman Korut Dikritik Sang Ayah

Kamis, 21 September 2017 16:40 WIB

Yohei Kono mendesak Shinzo Abe untuk bekerja sama dengan China menangani ancaman Korut.


Warga Pekojan Antusias Berpawai Obor Sambut Tahun Baru Islam

Kamis, 21 September 2017 16:38 WIB

Iringan pawai ini diiringi alunan shalawat group Marawis dan taburan pesta kembang api.


Sebelum Berlibur ke Jepang, Yuk Ketahui 6 Hal Ini Dulu

Kamis, 21 September 2017 16:32 WIB

Negeri Sakura banyak menyuguhkan destinasi wisata menarik dan tertata dengan unik


Dua Tahun Kasus RJ Lino Menggantung, MAKI Gugat KPK

Kamis, 21 September 2017 16:29 WIB

Namun hingga saat ini belum ada pelimpahan atau penyerahan berkas, orangnya RJ Lino, dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum di KPK.


Wisata Kandank Jurank Doank Sediakan 7 Sekolah Kelas Alam Gratis

Kamis, 21 September 2017 16:28 WIB

Kandank Jurank Doank selama bertahun-tahun ada sejumlah perubahan yang dilakukan di lokasi wisata milik aktor serba bisa Dik Doang.


Kesepakatan Miliaran Dolar HTC dan Google Diumumkan

Kamis, 21 September 2017 16:27 WIB

Google akan memiliki akses terhadap paten dan desain manufaktur HTC untuk perangkat Pixel masa depan.