Beri Kafein ke Bayi Prematur Bisa Perbaiki Fungsi Paru-Paru

akurat logo
Mustaqim
Sabtu, 15 Juli 2017 11:58 WIB
Share akurat gplus icon
 
Beri Kafein ke Bayi Prematur Bisa Perbaiki Fungsi Paru-Paru
Ilustrasi bayi prematur di inkubator. Foto: babycenter.com

AKURAT.CO, Penelitian terbaru membuktikan kalau memberikan kafein ternyata mampu meningkatkan kondisi paru-paru. Hal ini juga bisa dipraktikkan pada bayi premature.

Para penelti dari Rumah Sakit Royal Women di Melbourne sebagaimana dilansir dari Daily Mail (14/7) menyebutkan bahwa bayi preamtur yang diberikan kafein mampu memiliki pernafasan yang bagus saat mereka tumbuh. Kafein juga membuat bayi premature bisa mampu bernafas dengan kuat.

Dengan bantuan kafein, bayi prematur sebenarnya bisa mengurangi penggunaan bantuan ventilasi untuk bernafas.

Kesimpulan ini diambil setelah penelti dari Rumah Sakit Royal Women menganalisa 142 anak berusia 11 tahun yang dulunya merupakan bayi prematur. Saat masih bayi mereka diberikan kafein selama 43 pekan.

Ternyata, bayi prematur itu bisa bernafas dengan normal pada usia 11 tahun. Para orang tua mereka juga menjawab kuesioner mengenai kondisi pernafasan anak-anaknya.

“Kafein mampu meningkatkan fungsi paru-paru pada bayi prematur,” ujar Lex Doyle, ketua peneliti Rumah Sakit Royal Women, dilansir Daily Mail pada Jumat (14/7) lalu.

Dia menambahkan kemampuan fungsi paru-paru juga akan semakin membaik saat mereka yang dulunya prematur tumbuh pada usia 25 tahun.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Nilai Kapitalisasi Melonjak, IHSG Justru Merosot

Sabtu, 22 Juli 2017 15:33 WIB

Rata-rata volume transaksi harian pada pekan ini juga meningkat 2,67% menjadi 8,05 miliar unit saham dari 7,84 miliar unit saham sepekan seb



Kasus Novanto Menjadi Pembahasan Penting DPD Golkar

Sabtu, 22 Juli 2017 15:25 WIB

"Hasil keputusan bersama kami tidak akan dilaksanakan munaslub (musyawarah nasional luar biasa)"


Seluruh DPD Golkar Dukung Novanto Tetap Pimpin Golkar

Sabtu, 22 Juli 2017 15:25 WIB

Ridwan menegaskan pengurus daerah tetap memberikan dukungan kepada Novanto.


Andilo, Jejak Sunyi Kareta Pustaka

Sabtu, 22 Juli 2017 15:23 WIB

"Kutengok kondisi sekarang anak-anak jarang membaca, main gadget aja gitu kan, internet, habis waktunya di situ," kata Andilo


Kekuatan Honda, Yamaha, dan Ducati Kian Merata

Sabtu, 22 Juli 2017 15:23 WIB

Dari sembilan seri yang telah bergulir di MotoGP musim ini, lima pebalap perbeda bergantian naik podium utama.


Milan Resmi Larang Penggunaan Tongkat Selfie

Sabtu, 22 Juli 2017 15:21 WIB

Penggunaan tongkat selfie dianggap sebagai bentuk perilaku anti-sosial


Traveloka Jawab Tantangan Warganet untuk Beri Hadiah ke Raja Ampat, Tapi Ada Syaratnya

Sabtu, 22 Juli 2017 15:17 WIB

Kira-kira tantangan apa yang diberikan jasa penjualan tiket tersebut kepada warganet ya?


Uang Davidson 350 Juta Sudah Habis Dibagi Rata oleh Perampok

Sabtu, 22 Juli 2017 15:15 WIB

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto menegaskan, uang sebanyak Rp 350 juta milik Davidson Tantono yang dirampok


Bonucci: Juventus Tak Menganggapku Penting

Sabtu, 22 Juli 2017 15:10 WIB

"Untuk memberi 100 persen, saya perlu merasa penting, sesuatu yang belakangan di Juventus tidak terjadi," ungkap Bonucci.


Pengamat: Presidential Threshold Akan Ciptakan Pemerintahan yang Pragmatis

Sabtu, 22 Juli 2017 15:10 WIB

Sebab, meski ada Presidential Threshold 20 persen tetapi masih disandera Parliamentary Threshold yang 4 persen.


Peraturan AEoI Mampu Kurangi Pengemplang Pajak

Sabtu, 22 Juli 2017 15:09 WIB

Tujuan dari pelaksanaan AEOI adalah untuk mengurangi kemungkinan penghindaran pajak.


Golkar Hargai Keputusan PAN Menolak UU Pemilu

Sabtu, 22 Juli 2017 15:03 WIB

"Partai Golkar tentu menghargai pilihan politik dari PAN sebagai sesama pendukung parpol pemerintah," kata Ace Hasan


Tahu Axel Salah Pergaulan, Ina Thomas Terpukul

Sabtu, 22 Juli 2017 15:00 WIB

Sang ibu, Ina Thomas Terpukul Setelah Tahu Axel Salah Pergaulan


Golkar Pastikan Dampingi Kadernya

Sabtu, 22 Juli 2017 15:00 WIB

Pendampingan dilakukan dengan tujuan mengawal agar proses hukum secara riil berdasarkan fakta yang ada