RS Kanker Modern Segera Beroperasi di Bali

akurat logo
Indah Purwati
Jumat, 12 Januari 2018 20:07 WIB
Share
 
RS Kanker Modern Segera Beroperasi di Bali
Ilustrasi - Kesehatan Jantung. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi Bali menargetkan rumah sakit dengan layanan pengobatan kanker secara modern yang berlokasi di Rumah Sakit Bali Mandara, Kota Denpasar, dapat dioperasikan pada 2018.

"Biasanya tergantung perizinan. Misalnya tender bulan Maret, dibangun siapa pemenangnya, lima bulanlah kira-kira, yang jelas tahun ini," kata Plt Direktur Rumah Sakit Bali Mandara dr Gede Bagus Darmayasa, di Denpasar, Jumat (12/1).

Saat ini, tim dari Royal Darwin Hospital, Australia, yang menjalin MoU dengan Pemprov Bali sedang pada tahapan untuk memilih penyedia alat radioterapi dari Amerika ataukah Inggris yang layak untuk digunakan di Bali. Penyedia layanan alat kanker modern itu sebelumnya telah melakukan presentasi di depan tim Australia.

"Semuanya bagus, tetapi pabriknya cuma dua di dunia. Banyak RS di Indonesia yang sudah memakai, ada yang memakai dari Amerika, dan ada yang Inggris," ucapnya.

Untuk pemesanannya, lanjut dia, tinggal "klik" saja karena sudah tersedia melalui katalog elektronik dan barang sudah terdaftar di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Menurut dr Bagus, alat radioterapi yang akan tersedia di RS Kanker tersebut akan menggunakan sistem linear accelerator (linac), yang merupakan sistem paling canggih saat ini karena akan menghancurkan sel kanker langsung pada titik sel akarnya.

Berbeda halnya dengan sistem cobalt, yang menyebabkan penderita kanker juga wajahnya sampai menghitam dan rambutnya rontok setelah mendapatkan penyinaran karena tidak menembak pada titik sasaran sel kanker.

"Nanti RS ini juga akan dicek oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), layak atau tidaknya beroperasi," ujarnya yang juga Direktur RS Jiwa Provinsi Bali itu.

RS yang alokasi anggaran pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatannya sebesar Rp105 miliar tersebut, menurut dr Bagus, juga akan melayani pasien dari kalangan warga miskin.

Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan pembangunan RS Kanker tersebut merupakan salah satu proyek pembangunan prestisius yang dikerjakan untuk 2018.

"Pilihannya apa yang dari Inggris atau Amerika, sekarang tim sedang mendiskusikan kelebihan dan kekurangannya, supaya betul-betul membangun ini dengan sebaik-baiknya dan bertahan untuk waktu yang cukup panjang," kata Pastika.

Yang jelas, pihaknya mengharapkan alat kesehatan yang dipilih nanti agar yang paling tepat, paling baik, dan paling modern.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Anies Kaji Ulang Penerapan Dp 0 Persen

Sabtu, 20 Januari 2018 02:03 WIB

Anies mengaku Sedang mendalam soal kebijakan Dp 0 Persen


Jelang Perhelatan Pilkada, Polda Bali Gelar Simulasi

Sabtu, 20 Januari 2018 01:20 WIB

Polda Bali bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan latihan Sispamkota di Lapangan Niti Mandala, Renon


KIP: Soal MoU Helsinski, DPRK Subussalam Belum Konfirmasi

Sabtu, 20 Januari 2018 01:14 WIB

Pihaknya telah mencoba menyurati pihak DPRK Subulussalam, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi


Sebagian Sekolah Menolak Dilakukan Imunisasi Difteri

Sabtu, 20 Januari 2018 01:07 WIB

Salah satu sekolah yang diduga menolak imunisasi difteri adalah Madrasah Ihya Ulumuddin


Ini Data Warga Asmat yang Telah Mendapatkan Pelayanan Kesehatan

Sabtu, 20 Januari 2018 00:59 WIB

Diketahui, sejumlah warga yang terdiri dari anak-anak tersebut kini telah mendapat pengobatan dari Satgas Kesehatan TNI



Kemlu Bekerjasama dengan KPU Lakukan Evaluasi Data Pemilih di Luar Negeri

Sabtu, 20 Januari 2018 00:18 WIB

Kali ini, pihak Kemlu dan KPU akan melakukan evaluasi, apa yang kurang dari kerja sama sebelumnya


Satgas TNI KLB di Asmat Targetkan 3 Bulan untuk Tangani Campak

Sabtu, 20 Januari 2018 00:00 WIB

Karena wabah penyakit campak dan difteri di kampung-kampung di Kabupaten Asmat, Papua, kebanyakan yang menjadi korbannya adalah bayi


Golkar Jatim Swadaya Menangkan Pasangan Khofifah-Emil

Jumat, 19 Januari 2018 23:32 WIB

Karena dengan gotong royong swadaya tersebut membuktikan kalau Partai Golkar all out untuk memenangkan Khofifah-Emil


Bima Arya Tak Khawatir Bila Kasus Pembelian Lahan Jambu Dua Diungkit Kembali

Jumat, 19 Januari 2018 23:27 WIB

Msekipun bisa saja kasus tersebut menjegal langkahnya di Pilkada 2018


Jokowi Dinilai Pas Lakukan Kunker ke Asia Tengah dan Asia Selatan

Jumat, 19 Januari 2018 22:46 WIB

Misalnya, Pakistan, Srilangka, Bangladesh, dan Afganistan


Bantai PSPS, Persija Puncaki Klasemen Grup D

Jumat, 19 Januari 2018 22:36 WIB

Persija Jakarta berhasil menang tiga gol tanpa balas saat menghadapi PSPS Riau di laga perdana grup D Piala Presiden 2018.


ASN Palembang Resmi Gunakan Pakaian Adat Setiap Jumat

Jumat, 19 Januari 2018 22:35 WIB

Perwali Nomor 3 Tahun 2018 yang diresmikan pada tanggal 15 Januari 2018 ini, mewajibkan menggunakan pakaian adat Palembang


Mourinho: Pertukaran Mkhitaryan-Alexis Sanchez Belum Selesai

Jumat, 19 Januari 2018 22:13 WIB

Pertukaran henrikh Mkhitaryan dan Alexis Sanchez masih belum rampung.